Novel "Assalamu 'alaikum Bujang" sangat diminati para jomblo
termasuk Jontor, yang sudah beberapa kali mengalami patah hati dalam perjalanan
meletakkan gelar bujangnya. Buku yang ditulis Asmat Nadir ini termasuk best
seller di antara karya-karyanya yang telah sukses di pasaran sebelumnya seperti,
Catatan Hati Suami Takut Istri, Mak Ijah Tersesat di Mekkah, Sakinah Bersama
Bininya, dan masih banyak lagi.
Popular Posts
-
Kenyataan hidup, terkadang hilangnya suatu masalah bukan menjadi solusi, tetapi hanya kesabaranlah yang menjadi solusi, meski harus bersa...
-
Kadang hidup itu tak hanya tentang seberapa jauh kita melangkah, seberapa tinggi kita mendaki, tapi juga sedalam apa kita menyelam. ...
-
Tidak ada yang istimewa dari dirinya. Tidak ada sesuatu hal lebih yang dapat membuat dunia ini berhenti untuk berputar. Namun kenyataan, ...
-
Kita pasti pernah dibuat kesal dan dikecewakan seseorang. Oleh siapakah? Dikecewakan orang yang tak kita kenal atau tak dekat secara...
-
Setiap orang pasti mempunyai harapan dan cita-cita dalam hidupnya. Apapun impian anda … apakah ingin menjadi penulis profesional,...
Tampilkan postingan dengan label Petualangan si Jontor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Petualangan si Jontor. Tampilkan semua postingan
Minggu, 12 Juli 2015
Petualangan Si Jontor 3 - Jomblo Ngenes
Suara nyaring Mak Romlah terdengar hingga ke kamar Jontor.
“Jon … neh ada undangan pernikahan buat lo!”
Jantung Jontor tiba-tiba berdegup kencang, nafasnya sedikit tersengal, dan keringat dingin pun mulai muncul. Begitulah nasib seorang jomblo stok lama setiap menerima undangan pernikahan rekan seangkatan. Baginya undangan semacam itu lebih menyakitkan dibanding undangan KPK.
Jantung Jontor tiba-tiba berdegup kencang, nafasnya sedikit tersengal, dan keringat dingin pun mulai muncul. Begitulah nasib seorang jomblo stok lama setiap menerima undangan pernikahan rekan seangkatan. Baginya undangan semacam itu lebih menyakitkan dibanding undangan KPK.
Petualangan Si Jontor 2 - Jatuh Cinta dengan Gadis Maya
Mak Romlah menarik bantal Jontor yang sedang tertidur di depan televisi,
Bruk! Pemuda kerempeng ini pun tergagap bangun dan berusaha mengumpulkan kembali kesadarannya.
“Apaan sih Mak! gangguin orang tidur aja.”
Bruk! Pemuda kerempeng ini pun tergagap bangun dan berusaha mengumpulkan kembali kesadarannya.
“Apaan sih Mak! gangguin orang tidur aja.”
“Kebangetan lo Jon, ni udah jam berapa? Liat udah jam sepuluh, lo cuma pindah tempat tidur doang. Bagaimana ada perusahaan yang betah punya karyawan kayak lo? Bagaimana ada cewek yang mau sama lo, kalau kerjaannya molor aja. Kalau malam malah begadang mulu di depan komputer.”
Petualangan Si Jontor 1 - Tenar di Dunia Maya
“Maaf, saldo anda tidak cukup untuk melakukan transaksi ini.” Inilah
kalimat yang muncul di layar mesin ATM, singkat dan sederhana tetapi berefek
sangat komplikatif. Jontor mencoba menutupi layar mesin ATM dengan tubuhnya
yang kerempeng, agar tidak terlihat orang yang antri di belakangnya. Dengan
sigap dia mengambil kartu dan segera balik kanan keluar dari barisan demi
sebuah harga diri.
Langganan:
Postingan (Atom)




