Blogger Widgets

Popular Posts

Tampilkan postingan dengan label Petualangan si Jontor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Petualangan si Jontor. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Juli 2015

Petualangan Si Jontor 4 - Assalamu'alaikum Bujang


Novel "Assalamu 'alaikum Bujang" sangat diminati para jomblo termasuk Jontor, yang sudah beberapa kali mengalami patah hati dalam perjalanan meletakkan gelar bujangnya. Buku yang ditulis Asmat Nadir ini termasuk best seller di antara karya-karyanya yang telah sukses di pasaran sebelumnya seperti, Catatan Hati Suami Takut Istri, Mak Ijah Tersesat di Mekkah, Sakinah Bersama Bininya, dan masih banyak lagi.

Petualangan Si Jontor 3 - Jomblo Ngenes




Suara nyaring Mak Romlah terdengar hingga ke kamar Jontor.
“Jon … neh ada undangan pernikahan buat lo!”
Jantung Jontor tiba-tiba berdegup kencang, nafasnya sedikit tersengal, dan keringat dingin pun mulai muncul. Begitulah nasib seorang jomblo stok lama setiap menerima undangan pernikahan rekan seangkatan. Baginya undangan semacam itu lebih menyakitkan dibanding undangan KPK.

Petualangan Si Jontor 2 - Jatuh Cinta dengan Gadis Maya


Mak Romlah menarik bantal Jontor yang sedang tertidur di depan televisi, 
Bruk! Pemuda kerempeng ini pun tergagap bangun dan berusaha mengumpulkan kembali kesadarannya. 


“Apaan sih Mak! gangguin orang tidur aja.”

“Kebangetan lo Jon, ni udah jam berapa? Liat udah jam sepuluh, lo cuma pindah tempat tidur doang. Bagaimana ada perusahaan yang betah punya karyawan kayak lo? Bagaimana ada cewek yang mau sama lo, kalau kerjaannya molor aja. Kalau malam malah begadang mulu di depan komputer.”

Petualangan Si Jontor 1 - Tenar di Dunia Maya


“Maaf, saldo anda tidak cukup untuk melakukan transaksi ini.” Inilah kalimat yang muncul di layar mesin ATM, singkat dan sederhana tetapi berefek sangat komplikatif. Jontor mencoba menutupi layar mesin ATM dengan tubuhnya yang kerempeng, agar tidak terlihat orang yang antri di belakangnya. Dengan sigap dia mengambil kartu dan segera balik kanan keluar dari barisan demi sebuah harga diri.