Suara nyaring Mak Romlah terdengar hingga ke kamar Jontor.
“Jon … neh ada undangan pernikahan buat lo!”
Jantung Jontor tiba-tiba berdegup kencang, nafasnya sedikit tersengal, dan keringat dingin pun mulai muncul. Begitulah nasib seorang jomblo stok lama setiap menerima undangan pernikahan rekan seangkatan. Baginya undangan semacam itu lebih menyakitkan dibanding undangan KPK.
Jantung Jontor tiba-tiba berdegup kencang, nafasnya sedikit tersengal, dan keringat dingin pun mulai muncul. Begitulah nasib seorang jomblo stok lama setiap menerima undangan pernikahan rekan seangkatan. Baginya undangan semacam itu lebih menyakitkan dibanding undangan KPK.



